Langsung ke konten utama

Hutan Perempuan

Kawasan Hutan Perempuan   Hai para pejalan , kali ini saya akan mengajak kalian mengintip kisah dibalik kawasan Hutan mangrove di seputaran teluk dalam / teluk youtefa di Kota Jayapura. Beberapa waktu belakangan ini Hutan Mangrove di seputaran teluk youtefa ini santer dengan sebutan Hutan Perempuan.   Saya pun penasaran dan memantabkan hati untuk mengunjugi tempat ini.   Sebelumnya saya sudah memiliki nomor kontak Mama Kepala Kampung sehingga langung dapat membuat janji dengan beliau . Pagi itu tanggal 09 Des 20 saya dan beberapa teman langsung menuju ke Darmaga Ciberi untuk bertemu Bapak Orgenes Meraudje yang adalah Kepala Kampung Engros,   yang akan menjadi tour guide sekaligus membawa speed yang kami tumpangi .   Lokasinya tidak dak jauh dari darmaga sekitar 15 menit untuk dapat sampai pada Hutan mangrove yang menjadi tempat curahan hati mama – mama di Kampung Engros ini. Tonot yang dalam Bahasa lokal artinya Hutan Margrove Wiyat artinya ajakan untuk dat...

Misi Dibalik Kedai Kopi Mobile Hitz di Kota Jayapura

 Kota Jayapura sebagai Ibukota Provinsi Papua tidak kalah saing dengan beberapa kota besar lainnya di Indonesia yang menawarkan berbagai bentuk kreasi anak muda dalam mendesain dan membranding kedai kopi mereka.  Jika jalan – jalan di kota Jayapura , jangan kaget kedai kopi mulai berdiri di setiap sudut kota. Mulai dari kedai kopi di dalam mall, ruko, warung kecil, gerobak sampai kedai kopi mobile.  Ngomongin kopi tentu tidak jauh dari gaya hidup milenial saat ini, rasanya kalau belum nongkrong di kedai kopi belum keren. Hal tersebut lah yang membuat para pengusaha muda di berbagai kota menangkap peluang ini sebagai  bisnis start up mereka.

Pic by : big_jos29

Selain menangkap peluang karena gaya hidup ngopi makin trend dikalangan anak muda, ada juga cerita lain yang melatarbelakangi maraknya usaha kedai kopi di berbagai kota, tentu ceritanya beragam yah hehehe. Seperti salah satu kedai kopi mobile yang saat ini menjadi salah satu kedai Kopi favorit bagi para pencinta kopi di Jayapura.  Saya termasuk beruntung ketika mampir di kedai kopi ini, bisa bertemu lagsung dengan ownernya dan mendengarkan cerita dibalik Truk kopi yang sedang nge trend di kota Jayapura ini. Sambil menyeruput hot Capuchino yang saya pesan, saya terkesima dengan misi di balik Kedai kopi mobile ini.  Truck’OZ  namanya, berdiri sejak 20 Agustus 2019 , yang didirikan atas kolaborasi dari beberapa anak muda kreatif penikmat kopi.  Yang membuat berbeda ketika mampir di Truk’OZ adalah nuansa musisi raper kental yang mampu  menyulap atmosphere sekeliling Truck’OZ menjadi berenergi anak muda. Tidak heran ternyata memang para barista yang berdinas malam di Truck’OZ ini adalah  musisi  raper di kota Jayapura yang mengisi waktu kosong mereka dengan bekerja sebagai barista di kedai kopi mobile ini.  Indy Hutami owner dari Truck’OZ bercerita alasanya memperkerjakan anak – anak muda ini sebagai front liner di Truck’OZ miliknya ini. "Kerinduan saya sebenarnya sederhana, saya hanya ingin melihat anak – anak muda Papua bukan hanya jadi penikmat namun juga pelaku” tuturnya.  Sebelum bekerja sebagai barista di Truck’OZ mereka adalah anak – anak raper yang pergaulannya bisa dikatakan tidak terarah dan lebih cenderung kepada hal – hal yang negativ. Bagi Indy perempuan nyentrik yang juga punya hobi Diving ini , musisi rap yang bekerja bersamanya ini  sebenarnya punya potensi namun mereka tidak diberikan kesempatan dan wadah untuk dapat menyalurakan energi positiv mereka. 

Pic by : big_jos29
Kita sering kali hanya menghakimi sesorang karena latar belakang mereka, namun kita jarang berfikir bagaimana dapat memberikan kesempatan dan peluang bagi anak – anak muda yang low skil ini agar kemudian dapat meningkatkan skill mereka. Hari  semakin gelap dan saya semakin tertegun dengan passion dari seorang Indy Hutami. Dijaman sekarang banyak pengusaha yang berorientasi pada keuntungan materi semata, namun sedikit orang yang masih bisa mnyelipkan unsur social dalam bisnis mereka.  Untuk memperkerjakan mereka awalnya juga tidak mudah , ada investasi yang besar dari mulai  waktu dan tenaga tutur Indy. Mereka direkrut dari belum memiliki soft dan hard skill dan kemudian di bekali dengan berbagai hal , dari mulai hal – hal tehknis menjadi barista, menajemen keuangan sampai bagaimana meng-hosting konsumen . Butuh waktu tiga bulan menurut Indy untuk melatih dan kemudian memberikan tanggung jawab kepada mereka. Indy berharap anak – anak muda Papua yang saat ini bekerja bersamanya kelak dapat membuktikan bawha mereka juga mampu dan bisa menjadi entrepreneur muda Papua yang berhasil.

 Semakin gelap kedai kopi Hits ini makin ramai pengunjung, dari pengunjung yang mondar – mandir untuk take away dan mereka yang order sambil menikmati suasana taman Imbi di malam hari . Erico Aldeo salah satu partner Indy yang juga pendiri Truck'OZ menceritakan bahwa dalam semalam Truck'OZ mampu mengahbiskan 100 cup Coffee lebih , itupun karena situasi pandemic yang menyebabkan jam kami berjualan terbatas. Truck'OZ buka setiap harinya dari senin – minggu jam 18.00 – 22.00  selama pandemic, sebelumnya kami biasa tutup sampai mid night tutur Erico .

 

Para raper yang juga barista di Truck'OZ Kopi
Pic by : big_jos29
Bagi kalian para penikmat kopi di kota Jayapura, yang belum bertandang ke Truck’OZ wajib merapat dan menikmati nikmatnya kopi racikan tangan – tangan musisi raper yang bebakat ini. Truck’OZ juga tidak tanggung – tangung dalam memberikan kualitas kopinya, biji kopi yang di racik di Truck’OZ adalah biji kopi pilihan yang di impor dari bebrapa negara seperti Brasil, Venezuela, Vietnam. Untuk biji kopi lokal truck’OZ menggunakan biji Kopi Papua  sebagai andalan mereka .  Namun jangan kawatir harga kopi yang ditawarkan kedai kopi mobile ini juga sangat  ramah dompet hehe..


Setelah  hadir di Jayapura dan Timika rencananya tahun depan jika tidak ada hambatan maka Truck’OZ akan hadir meramaikan Kota Sorong. Menurut Indy semakin melebarkan sayap semakin banyak anak muda Papua yang memiliki kesempatan dan menjadi pembawa energi positif bagi anak muda lainnya.

Pic by : big_jos29


Daftar Menu dan Harga 
Pic by : big_jos29

Siap melayani konsumen 
Pic by: big-jos29

Follow Instagram : truckoz.coffeetruck





 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Kuburan Tua Padwa

Kota Biak, salah satu Kabupaten kepulauan di teluk saireri yang menawarkan pesona alam yang eksotis. Yang sudah pernah mengunjungi kota Biak pasti tau wisata bahari dan sejarah yang disodorkan oleh kota ini cukup etnik dan menawan. Goa Jepang dan Monumen perang Dunia ke- II di Parai contohnya , adalah spot sejarah yang sudah  dikenal banyak orang dan menyimpan bukti dan kedasayatan dari perang dunia ke- II kala itu.  Namun ternyata bukan hanya sejarah peninggalan Perang Dunia ke-II yang menjadi obejek wisata sejarah di Biak . Kota Biak tepatnya di salah satu kampung di Dstrik Yendidori juga menyimpan cerita peradaban para leluhur Biak di masa prasejarah. Dikenal dengan nama Kuburan Tua Padwa, lokasi wisata  baru  yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor  untuk dikunjungi dan dinikmati keeksotisannya oleh para pengunjung.  Kampung PADWA  yang artinya dalam bahasa biak adalah kurungan. Dinamakan Padwa/kurungan karena kampung yang me...

Anak Papua Pengrajin Mebel

P apua sangat kaya akan   bergagai jenis kayu kualitas terbaik seperti   kayu, dari kelompok merbau, kelompok rimba campur, dan kelompok kayu indah. Jika fungsi hutan kayu ini masih terjaga tentu masyarakat adat pemilik ulayat pun akan tetap menikmati hasil nya, selama hutan tersebut dikelola dengan system keberlanjutan tentunya. Bahkan bukan hanya masyarakat adat pemilik ulayat namun masyakat luas lainnya pun bisa mendapatkan keuntungan dari kayu – kayu terbaik yang dihasilkan oleh Hutan Papua. Yunus Inwasef, atau yang akrab di sapa Yunus adalah seorang anak muda Papua yang memutuskan untuk banting stir menjadi pengrajin mebel. Sebetulnya profesi ini adalah profesi sampingan Yunus kala bekerja sebelumnya sebagai salah satu   Community Logging officer di WWF Indonesia Program Papua. Yunus menceritakan bahwa dulunya ia belum memiliki keahlian dalam dunia permebelan, namun dikarenakan semasa berkerja ia banyak memfasilitasi masyarakat adat dalam mendapatkan pelatihan per...

Hutan Perempuan

Kawasan Hutan Perempuan   Hai para pejalan , kali ini saya akan mengajak kalian mengintip kisah dibalik kawasan Hutan mangrove di seputaran teluk dalam / teluk youtefa di Kota Jayapura. Beberapa waktu belakangan ini Hutan Mangrove di seputaran teluk youtefa ini santer dengan sebutan Hutan Perempuan.   Saya pun penasaran dan memantabkan hati untuk mengunjugi tempat ini.   Sebelumnya saya sudah memiliki nomor kontak Mama Kepala Kampung sehingga langung dapat membuat janji dengan beliau . Pagi itu tanggal 09 Des 20 saya dan beberapa teman langsung menuju ke Darmaga Ciberi untuk bertemu Bapak Orgenes Meraudje yang adalah Kepala Kampung Engros,   yang akan menjadi tour guide sekaligus membawa speed yang kami tumpangi .   Lokasinya tidak dak jauh dari darmaga sekitar 15 menit untuk dapat sampai pada Hutan mangrove yang menjadi tempat curahan hati mama – mama di Kampung Engros ini. Tonot yang dalam Bahasa lokal artinya Hutan Margrove Wiyat artinya ajakan untuk dat...